Radio Online LPMAK
Media Sosial Kami
Twitter LPMAK

LPMAK Fanpage

Lokakarya untuk Guru dan Pembina Asrama di SATP, Upaya Meningkatkan Profesionalisme

LPMAK Timika – Papua | 23 January 2019
Suasana Lokakarya untuk Guru dan Pembina Asrama di Sekolah Asrama Taruna Papua.


Sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru dan pembina di Sekolah Asrama Taruna Papua di Timika, Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) menggelar workshop pendidikan bagi guru dan pembina asarama.

“Upaya peningkatan profesionalismetersebut digelar dalm bentuk workshop secara terpisah bagi para gura dan pembina asrama dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di Timika,” kata Johana Trunay, penanggungjawab lokakarya yang juga Kepala SD dan SMP Taruna Papua.

Sekolah Arsama Taruna Papua (SATP) milik LPMAK melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan para siswa yang tinggal di asrama.

Johana mengatakan lokakarya tersebut berlangsung pada 9-13 juli dengan nara sumber untuk para guru dari yayasan pendidikan Lokon, Manado, yaitu Andreas Ndityomas dan Agustinus Pantoan. Sedangkan untuk para pembina asrama, nara sumber dari Yayasan Binterbusih Semarang yaitu Paulus Sudiyo dan Dolfinus Kamesran.

“Selain dari Lokon dan Semarang, ada pembicara dari Timika, yaitu Sr. M. Andrianti PRR dan Paul Weti yang akan membagikan pengalaman mereka terkait dengan pendidikan ank-anak Amungme dan Kamoro di Mimika,” katanya.

Johana mengatakan, lokakarya untuk meningkatkan profesianalisme guru dan pembina asrama itu sebagai yang pertama kali digelar LPMAK. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap tahun guna meningkatkan kualitas dan mutu pendidik.

“Yang akhirnya dapat diaplikasikan kepada anak-anak didik di sekolah maupun dalam pendampingan anak di asrama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Eksekutif LPMAK, Abraham Timang mengharapkan para guru dan pembina di Sekolah Asrama Taruna Papua dapat membentuk ana-anak yang mayoritas berasal dari Suku Kamoro dan Amungme itu menjadi berkarakter kuat untuk masa depan mereka. (ant/miskan)


SEJARAH KAMI

Pemerintah Provinsi Irian Jaya dan PT Freeport Indonesia (PTFI) pada bulan April 1996, memprakarsai suatu rencana pembangunan di kawasan operasi perusahan dengan sasaran utama pada sejumlah Kampung asli Amungme dan Kamoro di seputar kota Timika.

Rencana tersebut tidak berjalan mulus, hingga terbentuklah Program Pengembangan Masyarakat Timika Terpadu (PWT2) yang cakupannya lebih luas meliputi warga suku Amungme dan suku Kamoro serta kekerabatan lima suku yang berdomisili di Mimika.

Lembaga PWT2 telah mengelola Dana Kemitraan PTFI yang dialokasikan sebesar dari 1% penghasilan PTFI sebelum dipotong pajak dan kewajiban lainnya. Dua tahun kemudian pada bulan Agustus 1998, Masa transisi dan reposisi lembaga, di mana seluruh program yang dilakukan PWT2 dihentikan.

Baca selengkapnya ...

HUBUNGI KAMI :
Kantor Pusat (sekretariat) :
Jalan Yos Soedarso (Eks Incubator PTFI) Timika,
Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321521, 322450, 3217563.
Faks : 0901 – 321933, 323505.
Kantor Urusan Program :
Jalan Ahmad Yani, No. 68 A. Timika, Mimika – Papua 99910
Telepon : 0901 – 321817, 322888.
Faks: 0901 – 323318.
Website : www.lpmak.org
Facebook : lpmak
Twitter : @lpmak_
Website: lpmak.org
Peta Lokasi