Home > Landas Article > Menjadi Mitra Pemerintah dan Masyarakat

kemitraan_01

 

 

 

 

 

Pada 17 Oktober 2002, Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) ditetapkan sebagai lembaga resmi yang mengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk membangun ma-syarakat lokal Kabupaten Mimika.

Sekretaris Eksekutif LPMAK, John Na kiaya, dalam penjelasannya kepada pim pinan daerah yang hadir pada acara ‘Sosialisasi Terfokus Program LPMAK’ mengatakan bahwa konsep awal Dana Ke mitraan ini adalah adanya tanggungjawab sosial PT Freeport Indonesia dan per usahaan-perusahaan swasta lain di Ka bu pa ten Mimika untuk membangun masyarakat Mimika. “Tapi ide ini tidak pernah terwujud karena pada 1996 ada kerusuhan sosial,” kata John.Pada 1996 dibentuk tim kerja PWT2 (Pengembangan Wilayah Timika Terpadu) sebagai lembaga pengelola Dana Kemi-traan PT Freeport untuk menjalankan pro-gram kesehatan dan pendidikan. Selain itu, kata John, lembaga ini juga membentuk yayasan-yayasan tujuh suku yang melak-sanakan program ekonomi masyarakat lokal dan pembangunan prasarana fisik.

“Itu mulai terjadi Juli 1996 sampai 1998. Setelah itu berdasarkan hasil audit disaran-kan untuk membuat lembaga yang lebih baik,” ujar John. Setelah itu, pada 1998 dibentuk lem-baga baru yang diberi nama LPM Irja yang melaksanakan program pendidikan, prasarana fisik, ekonomi dan kesehatan. “Tetapi berdasarkan hasil audit 2000 dik-etahui ada banyak dana dikucurkan untukmasyarakat tetapi kurang dipertanggung-jawabkan dengan baik. Ada rekomendasi agar LPM Irja direposisi,” jelas John.

Setelah masa reposisi LPM Irja pada November 2001 sampai September 2002 dibuat berbagai kebijakan dan sistem orga-nisasi untuk mendukung terbentuknya LPMAK sebagai lembaga baru yang me-nge lola Dana Kemitraan PT Freeport Indo-nesia.

LPMAK lembaga pengelola Dana Kemi-traan yang didalamnya terdiri dari Badan Musyawarah, Badan Pengurus, Sekre-taris Eksekutif. Badan Musyawarah meru-pakan badan yang didalamnya terdapat wakil-wakil Kepala Daerah (Bupati), Ketua DPRD Mimika, Ketua Lemasa, Ketua Lemasko, perwakilan lembaga donor, dan dua orang wakil dari tokoh Papua.

Sementara di Ba dan Pengurus, ter-dapat wakil-wakil dari pe merintah (Ketua Bappeda Mimika), perwakilan lembaga donor, lembaga adat dan wakil dari beber-apa denominasi gereja.

Menurut John, tugas Badan Musya-warah LPMAK antara lain menyusun kebi-jakan dan mengesahkan anggaran tahun-an dan mengesahkan keputusan yang di buat oleh Badan Pengurus LPMAK. ”BP di dalamnya ada unsur pemerintah diwakili Ketua Bapeda, ada perwakilan lembaga donor, dari lembaga adat empat orang, ge-reja katolik, kemah injil dan GKII masing-masing satu orang,” kata John.

Tugas BP LPMAK antara lain meng-angkat Sekretaris Eksekutif LPMAK atas persetujuan BM LPMAK. BP LPMAK juga merupakan pelaksana dan penanggung-jawab dari seluruh pelaksanaan operasio-nal lembaga yang sehari-hari dijalankan oleh sekretaris eksekutif. “Di bawah sekre-taris eksekutif ada tiga orang wakil sekre-taris eksekutif,” kata John.

Program kerja yang dilaksanakan LPMAK hampir sama dengan lembaga-lembaga sebelumnya yaitu pembangunan masyarakat bidang kesehatan, pendidi-kan, dan ekonomi kerakyatan. Selain pro-gram pendanaan untuk masyarakat tujuh suku.

“Selain itu ada dana dari Biro Adat dan Agama untuk mendukung program kerja gereja-gereja. Dan ada dana untuk pro-gram-program khusus, antara lain dana untuk program respek pernah dikucurkan satu kali untuk Mimika sebesar 6,7 miliar rupiah,” kata John.

LPMAK, kata John, juga sudah mem-bangun Sekolah Sepak Bola di Kaokanao. Program khusus ini dirancang untuk me-ningkatkan minat anak-anak pesisir untuk kembali belajar dan masuk sekolah.

”Selain itu LPMAK juga sedang meran-cang radio publik lokal dan sudah ada per-temuan terakhir untuk kerja sama. Kemu-dian mendukung olimpiade sains, kita beri dukungan 300 juta rupiah untuk olimpiade sain tahun lalu. Tahun lalu LPMAK men-dukung dua grup Amungme dan Kamoro re kaman di Jayapura untuk lagu-lagu ro-hani dalam ba hasa Amungme dan Kamo-ro,” kata John.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*