New Guinea berasal dari bahasa Spanyol "Nova Guinea" diberikan oleh pelaut Spanyol Indigo Ortiz de Retez yang menyusuri pantai utara Papua pada 154 dan karena melihat ciri-ciri manusianya berkulit hitam dan berambut keriting sama seperti manusia yangia lihat di belahan bumi Afrika bernama Guinea, maka diberi nama pulau ini Isla Nova Guinea/Pulau Guinea Baru dan digunakan sejak 1545.
Sebutan Papua untuk wilayah dan penduduknya tercatat dalam journal Spanyol untuk pertama kali pada tahun 1521 sampai sekarang nama Papua di pakai kembali. Sebutan Irian digunakan setalah perang dunia ke-2, bersumber dari suatu legenda daerah Biak-Numfor yang artinya tanah yang muncul dari laut, dan juga tanah milik kita. Setelah penyerahan kedaulatan ke Indonesia 1949, Irian menjadi arti yang sangat berkonotasi politik (Ikut Republik Indonesia Anti Nederland). Sehingga lebih banyak di gunakan oleh separatis atau orang-orang Pro Republik Indonesia.
Penduduk asli Papua dibagi 2 (dua) kelompok, yaitu :
Bahasa sangat beragam, tercatat lebih dari 250 bahasa daerah. Orang Papua berkulit gelap sampai hitam dan berambut keriting. Hal ini menjadi ciri khas yang mirip orang Negro. tetapi orang Papua memiliki mata orang Eropa dan pada umumnya badannya berbulu dan berjanggut/kumis.
