Home > Articles > Di Atuka, LPMAK Revitalisasi SAB
(1) Kondisi sumur tua sebelum revitalisasi SAB di Atuka Distrik Mimika Tengah (dok LPMAK/2016)

(1) Kondisi sumur tua sebelum revitalisasi SAB di Atuka Distrik Mimika Tengah (dok LPMAK/2016)

Biro Kesehatan di Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) melakukan perbaikan serta peningkatan kualitas sarana sanitasi dan air bersih (ABS) di Kampung Atuka Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika.

“Perbaikan atau revitalisasi sarana sanitasi dan air bersih adalah sumur lama milik masyarakat. Mulai dari memasang lantai, gorong-gorong dan juga atap,” ungkap Yusuf Nugroho, Kepala Biro Kesehatan LPMAK di Timika Papua, Rabu (10/8).

(2) Warga Kamoro di Kampung Atuka mengerjakan atap sumur revitalisasi LPMAK beberapa waktu lalu. (dok LPMAK/Biro Kesehatan LPMAK/2016)

(2) Warga Kamoro di Kampung Atuka mengerjakan atap sumur revitalisasi LPMAK beberapa waktu lalu. (dok LPMAK/Biro Kesehatan LPMAK/2016)

Sekitar 15 unit sumur milik masyarakat, direhap sampai tuntas. “Pekerjaan ini dimulai sejak bulan April (2016) kemarin. Awalnya, sumur milik masyarakat hanya terdapat dinding sumur, yang rusak, tua. Kemudian LPMAK melibatkan masyarakat untuk memperbaiki bersama,” jelasnya, menguraikan program sanitasi dan air bersih di kampung warga Kamoro tersebut.

Selain itu, kata Yusuf, pihaknya juga memperbaiki talang air sebanyak 90 unit. Sebelumnya rumah warga beratap seng, terdapat penampung air, namun jarang terisi hingga penuh di musim hujan. “Awal program SAB ke Atuka,

penampung air hujan tidak maksimal. Juga talang air berkaratan. Untuk itu, kami pasangkan talang kurang lebih 8 meter setiap unit rumah,” paparnya.

(3) Proses revitalisasi SAB selesai dikerjakan hingga tengah tahun 2016. (Dok LPMAK/Biro Kesehatan/2016)

(3) Proses revitalisasi SAB selesai dikerjakan hingga tengah tahun 2016. (Dok LPMAK/Biro Kesehatan/2016)

Tak hanya itu. Sebelumnya warga biasanya menimbah air di luar rumah, entah di penampung air (blong) maupun sumur tua. “Setelah kami pasangkan pipa dari penampung masuk ke rumah, warga lebih gampang mendapatkan air di dalam rumah,” ulasnya, menyediakan air di ruang belakang, dekat dapur.

Kualitas air yang tersedia di Kampung Atuka, dilaporkan normal. “Dari hasil pengukuran tingkat keasaman, Ph masih normal, sehingga bisa dipergunakan untuk kebutuhan masak, mencuci dan kebutuhan air di dalam rumah tangga,” tambah Novi Rumboirusi, Staf Kesehatan Masyarakat di Biro Kesehatan LPMAK. (willem bobi)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*