Home > Articles > Usahan Berkembang Baik, Bisa Kredit Ratusan Juta Rupiah
Kepala Biro Ekonomi Suku Amungme di LPMAK, Yafet Beanal memberikan arahan dalam pelatihan manajemen usaha kelompok binaannya, September 2016 (bobi)

Kepala Biro Ekonomi Suku Amungme di LPMAK, Yafet Beanal memberikan arahan dalam pelatihan manajemen usaha kelompok binaannya, September 2016 (bobi)

Wakil Sekretaris Eksekutif Program Ekonomi Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme (LPMAK), mengakui laporan pertanggungjawaban kelompok usaha binaannya menjadi tolak ukur perkembangan usaha selama ini maupun di waktu mendatang.

“Sesuai perkembangan selama ini, laporan kegiatan usaha masyarakat paling jelas dan mantap selama ini. Mereka rutin memberikan laporan kegiatan usaha sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku di lembaga (LPMAK),” ungkap Matheus Soeprihatin, Tim monitoring dan Evaluasi Bidang Ekonomi LPMAK mewakili Wakil Sekretaris Ekonomi LPMAK, Yohanes Kum di Timika, Selasa (20/9).

Laporan pertanggungjawaban (LPJ), kata pegawai LPMAK itu, kegiatan usaha milik masyarakat berkembang. “Tak semua usaha, namun ada saja usaha milik masyarakat berkembang,” terangnya menyimak laporan di biro ekonomi suku lokal tersebut.

Yafet Beanal, Kepala Biro Ekonomi Suku Amungme di LPMAK, mengatakan laporan itu memuat laporan kegiatan usaha milik masyarakat yang didanai melalui dana bergulir sebesar Rp 30 juta pada awal pembukaan usaha. Bantuan modal usaha juga disalurkan sesuai laporan perkembangan usaha pada tahun selanjutnya.

“Untuk kelompok bergulir, dana ditransfer kepada pemilik usaha. Satu kelompok terdiri dari beberapa orang. Jika usaha berkembang,s eperti selama ini, kami memberikan dana pengembangan bagi kelompok lama,” tambah Yafet.

Mereka yang berkembang, tak hanya demikian. Jika usaha berkembang maju, dengan syarat tabungan hasil usaha meningkat, maka lembaga sosial PT Freeport tersebut memberikan dukungan program kelas ekonomi mandiri.

“Namanya program ekonomi mandiri (PEM). Usaha yang berkembang dan berkapasitas besar, mendapat bantuan kredit dari bank dengan modal ratusan juta rupiah,” ujarnya mengaku memiliki sejumlah usaha mandiri milik masyarakat di Kota Timika dan sekitarnya selama ini. (willem bobi)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*